Berita & Artikel

Informasi terkini seputar kegiatan, kebijakan, dan inovasi diklat industri.

search
Filter tag: #tag
Rakernis BPSDMI : Pengembangan SDM Industri untuk Pemulihan Ekonomi Nasional
BPSDMI
calendar_today 23 Nov 2020 visibility 8,104

Rakernis BPSDMI : Pengembangan SDM Industri untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Eko S.A Cahyanto membuka rapat kerja teknis BPSDMI Kementerian Perindustrian yang diselenggarakan selama tiga (3) hari pada tanggal 18-20 November 2020 secara luring dan daring di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Rakernis ini diharapkan dapat meyiapkan dan mengembangkan sinergisitas, koordinasi, akses dan kerjasama dengan stakeholders terkait. Dalam hal ini diperlukan perencanaan strategis diwujudkan dalam rencana kerja tahun anggaran 2021 yang dibahas oleh masing-masing unit di lingkungan BPSDMI Kementerian Perindustrian. Kepala BPSDMI, dalam laporan Rakernis ini menyampaikan bahwa acara ini diikuti oleh 183 peserta dari unit BPSDMI Pusat, Satuan Kerja SMK, Satuan Kerja Politeknik dan Akademi Komunitas, serta satuan kerja Balai Diklat Industri, yang nantinya akan bersama-sama merancang program kerja tahun depan dan menyamakan persepi dan tugas BPSDMI. “Bahwa pertemuan ini untuk menjalankan dan menyamakan persepsi tugas-tugas yang ada di bagian. Serta membangun sinergi dan kolaborasi pembangunan SDM Industri kompeten yang berdaya saing global dengan melibatkan para stakeholder.” Ujar Eko S.A Cahyanto Sebagai wujud komitmen dan kesungguhan dalam mencapai visi dan misi Rakernis yang bertajuk Membangun Kolaborasi Pengembangan SDM Industri Berdaya Saing untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional, BPSDMI mengundang beberapa narasumber diantaranya dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Narasumber yang hadir menyampaikan materi yang terbagi dalam tiga (3) kelompok panel mulai dari penyiapan tenaga kerja industri lintas KL, penguatan kerjasama internasional hingga penguatan link and match pendidikan dan pelatihan untuk mendukung Vokasi Industri. Diharapkan dengan digelarnya rakernis ini dapat menghasilkan output berupa terwujudnya sinergi kebijakan dan program pengembangan SDM Industri di antara pemangku kepentingan, terciptanya koordinasi lintas K/L dan sektor dalam penyelenggaraan program SDM Insdustri serta perluasan akses kerjasama internasional. Kegiatan ini merupakan sarana bagi segenap pegawai BPSDMI selaku pemangku kepentingan di lingkungan internal BPSDMI, untuk bersama-sama memajukan industri nasional

#Sumber Daya Manusia Industri
Tekan Angka Pengangguran, BPSDMI Gelar Diklat 3 in 1 Serentak Ke-3 Tahun 2020
Diklat
calendar_today 23 Okt 2020 visibility 8,706

Tekan Angka Pengangguran, BPSDMI Gelar Diklat 3 in 1 Serentak Ke-3 Tahun 2020

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian kembali menggelar Pelatihan 3 in 1 Berbasis Kompetensi serentak untuk yang ketiga kalinya, sebagai wujud nyata peran serta pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja industri kompeten sesuai kebutuhan industri, sekaligus upaya untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya serap tenaga kerja di masa pandemi Covid-19. “Pelaksanaan pelatihan 3 in 1 yang pembukaannya dilaksanakan pada hari ini sangat spesial karena dilakukan secara serentak oleh 7 (tujuh) Balai Diklat Industri dan diikuti oleh berbagai sektor industri dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Dan ini merupakan kali ketiga di tahun ini kita melaksanakan pembukaan pelatihan 3 in 1 secara serentak, yaitu sebelumnya dilaksanakan tanggal 25 Agustus 2020 dan tanggal 10 September 2020 yang diikuti oleh seluruh BDI di lingkungan Kementerian Perindustrian,” Ucap Kepala BPSDMI Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, di Jakarta, Kamis (22/10). Menurutnya, perusahaan industri yang menjadi lokasi pelatihan dipastikan telah mengantongi Izin Operasional Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI). Selain wajib menerapkan Protokol Kesehatan baik pada saat pelatihan maupun diluar pelatihan, kegiatan pelatihan juga dipantau terus menerus sampai pelatihan berakhir. Turut membuka secara resmi acara ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, untuk mendorong pertumbuhan industri nasional, terdapat 3 pilar utama yang harus menjadi perhatian, yaitu investasi, teknologi, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Dari ketiga komponen tersebut, lanjut Achmad Sigit, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM yang kompeten. “SDM yang kompeten dan profesional akan menjadi kunci keberhasilan dari sebuah organisasi. Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa pembangunan nasional saat ini difokuskan pada pembangunan SDM yang berkualitas, sehingga perlu dilakukan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi secara lebih masif.” Jelas Achmad Sigit saat membuka diklat 3 in 1 serentak di 7 balai diklat industri (BDI) secara virtual Kamis (22/10).

#Diklat 3 in 1 #Sumber Daya Manusia Industri
Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Industri
Infrastruktur Kompetensi
calendar_today 10 Jul 2020 visibility 5,392

Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Industri

Sektor Industri merupakan penggerak utama roda perekonomian tanah air dengan nilai kontribusi yang signifikan. Pada masa pandemi, sektor industri masih berkontribusi terbesar pada Produk Domestik Bruto (PBD) nasional sebanyak 19.98% pada kuartal I tahun 2020. Saat ini pemerintah tengah berkonsentrasi pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya dalam mempersiapkan bonus demografi pada 2030 mendatang. Disusul berita baik tanah air dari Bank Dunia bahwa Indonesia kini dikategorikan sebagai negara berpenghasilan menengah atas dari sebelumnya yang masih di arena menengah bawah. Hal ini memicu sektor industri untuk terus menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang unggul dan berdaya saing. SDM Industri menjadi salah satu pilar utama yang memupuk pertumbuhan industri, disamping investasi dan teknologi. “Untuk menghadapi tantangan ini, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, produktif, inovatif dan kompetitif.” tutur Kepala Pusdiklat Industri BPSDMI, Dadi Marhadi, saat membuka Virtual Launching Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Industri pada Rabu (8/7). Melalui program-progam kerja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) berkomitmen membangun SDM Industri melalui penguatan di bidang pendidikan dan pelatihan industri. Kepala Pusdiklat Industri menambahkan, BPSDMI telah melakukan berbagai macam terobosan guna mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja di seluruh Indonesia, salah satunya melalui program pelatihan berbasis kompetensi. “Pengakuan terhadap kompetensi seseorang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) melalui uji kompetensi yang mengacu pada skema sertifikasi yang dimiliki oleh setiap LSP berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).” jelasnya. Pada awal tahun 2020, BPSDMI Kementerian Perindustrian menargetkan sertifikasi kompetensi kepada 20.000 tenaga kerja, namun karena terdampak pandemi Corona yang melanda tanah air sehingga total target tenaga kerja yang akan difasilitasi setifikasi kompetesi di tahun ini berubah menjadi 4.195 orang. Kegiatan fasilitasi sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan ini diperteruntukan tenaga kerja sektor industri elektronika yang bekerja pada beberapa perusahaan industri elektronika yaitu PT. Maspion, PT. Sinko Prima Alloy dan PT. ETA Indonesia. Tentu kegiatan sertifikasi ini akan diikuti pula oleh sektor-sektor industri lainnya di tahun ini sesuai target yang telah ditetapkan.

#Sumber Daya Manusia Industri